WhatsApp Icon
16,9 Ribu Jiwa di Kecamatan Bringin Terbantu Sedekah Air Bersih BAZNAS Tahap IV

UNGARAN, BAZNAS – BAZNAS Kabupaten Semarang kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan air. Memasuki tahap keempat, sebanyak tujuh tangki air bersih disalurkan ke enam titik dengan total volume 66.500 liter.

Distribusi dilakukan pada Kamis-Jumat 24-25 September 2026 di sejumlah wilayah Kecamatan Bringin. Bantuan disalurkan ke Dusun Kembang Kerep, Desa Sendang; Dusun Bajangan dan Dusun Krajan, Desa Sambirejo; Dusun Tanjung, Desa Tanjung; Dusun Dukuhsari, Desa Pakis; serta Dusun Nyemoh Timur, Desa Nyemoh.

Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Semarang H. Suud mengatakan bantuan tahap keempat tersebut menjangkau 895 kepala keluarga atau 3.417 jiwa.

“Khusus tahap keempat, kami menyalurkan tujuh tangki dengan total 66.500 liter air bersih ke enam titik. Bantuan ini menjangkau 1.625 kepala keluarga atau 5.159 jiwa,” kata Suud.

Di Dusun Tanjung, Desa Tanjung, bantuan diperuntukkan bagi 120 kepala keluarga atau 478 jiwa. Sementara di Dusun Dukuhsari, Desa Pakis, distribusi juga menyasar kebutuhan air di MI Raudhatul Mutaalimin yang memiliki 331 murid dan 20 guru.

Dengan penyaluran tahap keempat tersebut, BAZNAS Kabupaten Semarang hingga kini telah menyalurkan 38 tangki air bersih dengan total volume 357.000 liter ke 31 lokasi. Bantuan tersebut telah menjangkau 3.611 kepala keluarga atau 11.787 jiwa.

Pada tahap keempat, BAZNAS Kabupaten Semarang berkolaborasi dengan PHRI Kabupaten Semarang, IWAPI Kabupaten Semarang, Bawaslu Kabupaten Semarang, dan RS Ken Saras sebagai donatur sedekah air bersih.

Penyaluran selanjutnya, kata Suud, direncanakan berlanjut ke Kecamatan Suruh dan Bancak. Bantuan akan menyasar Dusun Jagir, Desa Kedungringin; Dusun Blimbing, Desa Dadapayam; Dusun Krajan, Desa Sukorejo; serta Dusun Patran dan Dusun Salak, Desa Cukilan. Sedangkan di Kecamatan Bancak, sedekah air bersih akan menjangkau warga dusun Kalisari, Desa Plumutan

Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang Khadziq Faisol mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari kebijakan BAZNAS dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang mengalami kekurangan air.

“BAZNAS akan terus memantau kondisi di lapangan dan merespons kebutuhan masyarakat, khususnya ketika air bersih menjadi kebutuhan mendesak. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus kami dorong agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” kata Khadziq.(*)

25/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
UPZ Kejari Kabupaten Semarang Siap Optimalkan Pengumpulan ZIS

AMBARAWA, BAZNAS – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Semarang siap memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan kejaksaan. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi bersama BAZNAS Kabupaten Semarang di Kantor Kejari Kabupaten Semarang, Ambarawa, Jumat 18 September 2026

Audiensi menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Semarang dan UPZ Kejari Kabupaten Semarang, terutama dalam meningkatkan literasi dan partisipasi aparatur sipil negara (ASN) dalam menunaikan ZIS.

Rombongan BAZNAS Kabupaten Semarang dipimpin Ketua Khadziq Faisol, didampingi Wakil Ketua III Imam Anas Hadi dan Koordinator Humas dan Protokol Imam N.I. Mereka diterima Kasubbag Bin Kejari Kabupaten Semarang Fauzan Eka Prasetia yang juga Ketua UPZ Kejari Kabupaten Semarang. Turut hadir Kasubsi 2 Bidang Intelijen Adhi Priyotomo.

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS mendorong penguatan edukasi dan sosialisasi zakat di lingkungan Kejari, khususnya kepada ASN muslim. Sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai kewajiban zakat sekaligus memperkuat peran UPZ dalam penghimpunan ZIS.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bapak Kasubbag Bin Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menerima kunjungan kami. Sinergi ini sangat penting untuk memperkuat literasi zakat dan mengajak seluruh ASN untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara,” kata Khadziq.

Menurut Khadziq, dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Semarang disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program, antara lain pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, serta penanganan kondisi darurat.

Ketua UPZ Kejari Kabupaten Semarang Fauzan Eka Prasetia mengatakan, pembaruan SK UPZ menjadi bagian dari penguatan pengelolaan zakat di lingkungan Kejari Kabupaten Semarang.

“Pembaruan SK UPZ ini menjadi bagian dari penguatan pengelolaan zakat di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang. Kami akan berupaya meningkatkan sosialisasi dan partisipasi ASN dalam menunaikan ZIS melalui UPZ sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Fauzan.

Selain membahas sosialisasi manfaat zakat, audiensi juga menjadi ruang untuk membangun kesepahaman dalam mendukung gerakan zakat di lingkungan Kejari Kabupaten Semarang.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan pembaruan Surat Keputusan (SK) UPZ Kejari Kabupaten Semarang. Pembaruan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran UPZ dalam mendukung penghimpunan ZIS dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Semarang.(*)

19/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan Sembako untuk Tiga Korban Kebakaran

UNGARAN, BAZNAS – BAZNAS Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan paket sembako kepada tiga korban kebakaran di Kecamatan Pabelan dan Bancak, Kamis 17 September 2026. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Pilar Kabupaten Semarang Peduli.

Bantuan diserahkan Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Semarang Syahrul Munir bersama Koordinator Pendistribusian M. Sodri Said. Turut mendampingi, relawan Baznas Pabelan Rifki Febriansah dan realwan BAZNAS Bancak Suroso, serta perangkat desa setempat.

Penyaluran bantuan ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak musibah kebakaran.

Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang Khadziq Faisol mengatakan, bantuan melalui Pilar Kabupaten Semarang Peduli merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap warga yang mengalami bencana.

“Melalui Pilar Kabupaten Semarang Peduli, BAZNAS Kabupaten Semarang berupaya hadir membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban para korban,” kata Khadziq.

Tiga penerima bantuan tersebut yakni Surati, warga Dusun Karangguli RT 02 RW 02, Desa Padaan, Kecamatan Pabelan; Ahmad Sakirin, warga Dusun Gentan, Desa Tukang, Kecamatan Pabelan; serta Muhlasin dan Juwita Asmara, warga Dusun Krajan RT 03 RW 02, Desa Bancak, Kecamatan Bancak.

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Semarang berharap kebutuhan dasar para korban dapat terbantu selama masa pemulihan pascakebakaran.

Tiga Rumah Terdampak Kebakaran

Surati mengalami kebakaran rumah pada Kamis 17 September 2026 sekitar pukul 00.10 WIB. Kebakaran terjadi di rumah kayu berukuran sekitar 15 x 10 meter di Dusun Karangguli, Desa Padaan.

Berdasarkan laporan kejadian, api pertama kali terlihat dari bagian atap rumah. Warga kemudian melakukan pemadaman awal dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Bawen, Tengaran, Salatiga, dan Bringin dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB.

Kebakaran mengakibatkan kerusakan bangunan rumah dengan perkiraan kerugian materiil sekitar Rp100 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.

Sementara itu kebakaran juga terjadi di rumah Muhlasin dan Juwita Asmara di Dusun Krajan, Desa Bancak, Kecamatan Bancak, pada Senin 14 September 2026 sekitar pukul 14.30 WIB.

Api menghanguskan satu rumah dan merembet ke rumah sebelah. Pemadaman dilakukan warga bersama petugas Damkar Pos Bringin. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.15 WIB.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Jumlah kerugian materiil masih dalam pendataan.

Kebakaran lainnya terjadi di rumah Ahmad Sakirin di Dusun Gentan, Desa Tukang, Kecamatan Pabelan, terbakar pada Rabu 9 September 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

Laporan kejadian menyebutkan, bangunan rumah mengalami kerusakan 100 persen. Surat-surat penting dan perabotan rumah tangga turut terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp300 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.(*)

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
SMKN 1 Bawen Serahkan Donasi Rp3,1 Juta untuk Korban Bencana NTT

UNGARAN, BAZNAS – SMKN 1 Bawen, Kabupaten Semarang, menyerahkan donasi untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp3.105.000 kepada BAZNAS Kabupaten Semarang, Senin 14 September 2026.

Donasi diserahkan Kepala SMKN 1 Bawen Dr. Farida Fahmalatif, S.Pd., M.Pd., didampingi Sugiyanto, S.Pd.I., M.Pd., simbolis kepada Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Semarang Syahrul Munir.

Farida mengatakan, donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar SMKN 1 Bawen terhadap masyarakat yang terdampak bencana di NTT.

“Kami ingin mengajak seluruh siswa dan para pendidik untuk peduli terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Semoga donasi ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di NTT,” kata Farida.

Menurut dia, kegiatan penggalangan donasi juga menjadi bagian dari pembelajaran sosial bagi siswa. Kepedulian terhadap sesama, kata dia, perlu dibiasakan melalui tindakan nyata di lingkungan sekolah.

Donasi diterima Syahrul Munir selaku perwakilan BAZNAS Kabupaten Semarang. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari penghimpunan bantuan BAZNAS untuk masyarakat terdampak bencana NTT.

Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang Khadziq Faisol mengapresiasi kepedulian SMKN 1 Bawen yang turut menyalurkan bantuan melalui BAZNAS.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Sekolah beserta keluarga besar SMKN 1 Bawen atas kepeduliannya. Donasi ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap korban bencana datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan,” kata Khadziq.

Ia berharap kepedulian serupa terus tumbuh di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Semarang.

“Semoga langkah SMKN 1 Bawen ini menginspirasi sekolah dan masyarakat lainnya untuk ikut membantu. Berapa pun donasi yang diberikan, insyaallah bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.

BAZNAS Kabupaten Semarang membuka donasi untuk korban bencana NTT melalui rekening BSI 5555077787 atas nama BAZNAS KAB. SEMARANG QQ BENCANA.

Bantuan yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana sesuai kebutuhan di lapangan.(*)

14/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
Komisariat IPNU-IPPNU MTs Miftahul Khoirot Branjang Serahkan Donasi untuk NTT ke BAZNAS

UNGARAN, BAZNAS – Enam pengurus Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MTs Miftahul Khoirot Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mendatangi Kantor BAZNAS Kabupaten Semarang, Selasa 1 September 2026.

Mereka menyerahkan donasi untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp1.169.000.

Donasi tersebut diserahkan Wakil PK IPNU MTs Miftahul Khoirot, Raditya Alfanka Putra, dan Wakil PK IPPNU MTs Miftahul Khoirot, Putri Wahyu Songgomukthi, bersama empat pengurus lainnya. 

Mereka didampingi salah satu guru, Waris Rahmanto.

Waris mengatakan, penggalangan donasi tersebut berawal dari inisiatif para siswa. Pengumpulan dana dilakukan melalui kotak infak yang diedarkan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 di lingkungan madrasah.

“Ini murni inisiatif anak-anak. Kami dari guru hanya mendampingi. Harapannya, mereka tidak hanya belajar berorganisasi, tetapi juga memiliki wawasan dan kepedulian terhadap persoalan sosial di luar lingkungan sekolah,” kata Waris.

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran bagi siswa untuk mengenal kepedulian sosial sekaligus membiasakan diri berbagi dengan masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Wakil PK IPNU MTs Miftahul Khoirot, Raditya Alfanka Putra mengatakan, para pengurus IPNU-IPPNU mengajak siswa dan warga madrasah untuk menyisihkan sebagian uang mereka melalui kotak infak.

“Kami mengajak teman-teman untuk ikut membantu korban bencana di NTT. Walaupun donasinya tidak banyak, kami berharap bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Wakil PK IPPNU MTs Miftahul Khoirot, Putri Wahyu Songgomukthi mengatakan, penggalangan dana tersebut menjadi pengalaman bagi para siswa untuk belajar mengelola kegiatan sosial secara bersama-sama.

“Kami belajar bahwa membantu tidak harus menunggu punya banyak. Dari sedikit yang dikumpulkan bersama, ternyata bisa menjadi lebih berarti,” katanya.

Donasi diterima Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Semarang, Pratomo Wibowo, didampingi Kepala Pelaksana Syahrul Munir, Koordinator Pendistribusian M. Shodri Said, dan Imam Nur Ikhsan.

Wibowo mengapresiasi kepedulian para siswa dan pihak MTs Miftahul Khoirot. 

Ia menyebut donasi tersebut menjadi bantuan pertama dari madrasah atau sekolah yang diterima BAZNAS Kabupaten Semarang untuk penanganan bencana NTT.

“Donasi dari MTs Miftahul Khoirot ini yang pertama masuk ke BAZNAS Kabupaten Semarang untuk bencana NTT. Kami mengapresiasi inisiatif dan kepedulian anak-anak,” kata Bowo, panggilan akrab Pratomo Wibowo.

Ia berharap langkah tersebut diikuti sekolah dan madrasah lainnya di Kabupaten Semarang. 

Menurut dia, kepedulian terhadap korban bencana tidak harus diwujudkan dalam jumlah donasi yang besar.

“Semoga siswa maupun sekolah lainnya menyusul. Berapa pun yang diberikan, tentu sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah,” ujarnya.

BAZNAS Kabupaten Semarang juga membuka donasi untuk membantu korban bencana NTT melalui rekening BSI 5555077787 atas nama BAZNAS KAB. SEMARANG QQ BENCANA. 

Donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana sesuai kebutuhan di lapangan.(*)

01/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Semarang

Berita Terbaru

Salurkan Dana ZIS Catur Wulan Pertama Rp142,7 Juta, Bupati Semarang: Banyak Warga Terbantu BAZNAS di Tengah Keterbatasan Anggaran Daerah
Salurkan Dana ZIS Catur Wulan Pertama Rp142,7 Juta, Bupati Semarang: Banyak Warga Terbantu BAZNAS di Tengah Keterbatasan Anggaran Daerah
UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah keterbatasan anggaran daerah. Hal itu disampaikan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, usai menghadiri penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) catur wulan pertama tahun 2025 di Aula Kantor Baznas, Rabu (30/4/2025).Pada periode pertama tahun ini, Baznas Kabupaten Semarang menyalurkan dana ZIS sebesar Rp142.750.000 kepada 32 mustahik atau penerima manfaat. Dana tersebut disalurkan melalui tiga program utama, yakni Kabupaten Semarang Taqwa, Kabupaten Semarang Sehat, dan Kabupaten Semarang Peduli.“Bantuan yang diberikan Baznas ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah, peran Baznas sangat penting dan nyata,” ujar Bupati Ngesti.Dalam program Kabupaten Semarang Taqwa, Baznas menyalurkan bantuan pembangunan tempat ibadah kepada 10 masjid, masing-masing menerima Rp10 juta. Selain itu, diberikan pelatihan nadzir untuk dua orang penerima, masing-masing sebesar Rp1 juta.Program Kabupaten Semarang Sehat menyasar delapan penerima yang mendapatkan bantuan biaya pengobatan, alat bantu kursi roda, dan bantuan dhuafa, dengan nominal antara Rp1.250.000 hingga Rp3 juta.Sementara itu, bantuan dalam program Kabupaten Semarang Peduli diberikan kepada 12 warga terdampak bencana, seperti korban kebakaran di Bringin dan Ambarawa, dhuafa di Tuntang, serta korban puting beliung di Kecamatan Tengaran. Nilai bantuan berkisar dari Rp1,5 juta hingga Rp5 juta.Ketua Baznas Kabupaten Semarang, Khadziq Faisol, menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya menargetkan pengumpulan dana ZIS sebesar Rp7,8 miliar, naik dari capaian tahun lalu sebesar Rp5,5 miliar.Ia optimistis target tersebut bisa tercapai berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah daerah.Bupati Ngesti juga mengajak para penerima bantuan untuk ikut menyosialisasikan peran dan fungsi Baznas kepada masyarakat luas. “Semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas, maka akan semakin banyak pula warga yang bisa dibantu,” pungkasnya.(sm)
BERITA01/05/2025 | Syahrul Munir
Legiman, Tukang Sampah yang Naik Haji, Dapat Apresiasi dari Baznas Kabupaten Semarang
Legiman, Tukang Sampah yang Naik Haji, Dapat Apresiasi dari Baznas Kabupaten Semarang
UNGARAN – Kisah inspiratif Legiman (66), seorang tukang sampah asal Desa Glagahombo, Kelurahan Ngampin, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, menarik perhatian dan simpati banyak pihak. Salah satunya datang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Semarang. Dalam acara Pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Semarang Tahun 2025 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang pada Rabu, 30 April 2025, Baznas memberikan apresiasi berupa bingkisan perlengkapan haji kepada Legiman dan istrinya. Bingkisan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, didampingi Wakil Bupati Nur Arifah, Ketua Baznas Khadziq Faisol, Wakil Ketua I Baznas Mochammad Pratomo Wibowo, serta jajaran Forkompimda Kabupaten Semarang. Apresiasi itu diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kegigihan Legiman yang selama hampir 39 tahun menabung dari hasil pekerjaannya sebagai pengangkut sampah demi bisa menunaikan ibadah haji bersama sang istri. “Kami memberikan apresiasi kepada Pak Legiman karena beliau menjadi inspirasi bagi masyarakat. Niat baik yang disertai dengan ikhtiar yang tulus pasti akan membuahkan hasil,” ujar Khadziq Faisol, Ketua Baznas Kabupaten Semarang. Legiman sendiri telah bekerja sebagai tukang angkut sampah rumah tangga sejak lama. Ia mulai menabung sejak tahun 1986, bertekad menunaikan Rukun Islam kelima. Meski penghasilannya pas-pasan, ia tetap konsisten menyisihkan sebagian untuk tabungan haji. Awalnya, Legiman tidak menyangka bahwa tabungannya akan cukup untuk biaya haji. Namun setelah pihak bank memberikan estimasi biaya, ia pun yakin dan mendaftar. Saat itu, biaya pendaftaran haji mencapai Rp25 juta per orang, sehingga ia membutuhkan Rp50 juta untuk bisa berangkat bersama istrinya, Baniyah (66). Kini, impian itu terwujud. Legiman dan Baniyah akan berangkat ke Tanah Suci bersama ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Semarang. “Alhamdulillah, matur nuwun Pak Bupati, matur nuwun Baznas,” ucap Legiman penuh syukur. Dalam kesempatan yang sama, Baznas Kabupaten Semarang juga membuka konter Layanan ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) untuk memudahkan para calon haji dalam menyalurkan zakat mereka. “Hasil pengumpulan ZIS melalui layanan ini mencapai Rp11,1 juta. Insyaallah akan kami salurkan kepada para asnaf melalui program-program produktif,” tambah Faisol.(SM)
BERITA01/05/2025 | Syahrul Munir
Baznas Kabupaten Semarang Gelar Halaqoh Kyai dan Da'i di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang
Baznas Kabupaten Semarang Gelar Halaqoh Kyai dan Da'i di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang
Ungaran - Dalam Rangka meningkatkan perolehan Zakat, Infak dan Shodaqoh (ZIS), BAZNAS Kabupaten Semarang mengundang 80 Kyai/ Da'i guna turut menyuarakan pentingnya berzakat dan infak. Acara Halaqoh tersebut digelar di pendopo rumah dinas Bupati Semarang. "Halaqoh ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dakwah tentang zakat, infak dan shodaqoh secara tepat dan masif. Menguatkan para pejuang fisabilillah dalam menyuarakan gerakan zakat," kata Ketua Baznas Kabupaten Semarang, Khadziq Faisol. Kegiatan tersebut juga diharapkan bisa mengawal dan meningkatkan perolehan ZIS Baznas Kabupaten Semarang. "Juga tercapainya kesadaran para Kyai/ Da'i dalam menyampaikan materi ZIS di setiap event atau kegiatannya, Lanjut Khadziq Faisol." Bupati Semarang dalam acara itu dimohon berkenan memberikan motivasi kepada para Kyai dan Da'i untuk berperan aktif dalam menggelorakan zakat ke umat khususnya diwilayah Kabupate Semarang. "Bupati semarang kita harapkan ikut secara aktif ikut mendorong peningkatan pengumpulan zakat serta mensinergikan lembaga-lembaga dan peran Kyai/ Da'i dalam rangka pengentasan kemiskinan." lanjut Faisol. Halaqoh Da'i tersebut merupakan salah satu program Baznas dalam upaya meningkatkan serta optimalisasi perolehan dan edukasi terhadap pengelola zakat yang ada di kabupaten Semarang. Acara tersebut dibuka oleh Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H,. M,H. yang diwakili Wabup Dra. Hj. Nur Arifah. Diacara tersebut Pimpinan Baznas menyerahkan buku RKAT Tahun 2025 dan Laporan 2024 serta penyerahan secara simbolis zakat fitrah Bupati dan Wabup melalui Baznas Kabupaten Semarang. Turut hadir pula sebagai moderator Kakankemenag Kabupaten Semarang Ta'yinul Birri Bagus Nugroho, sebagai narasumber KH. M. Muzammil (Katib Syuriah PW NU Jateng), Prof Dr HM Saerozi MAg, dan KH M. Aminudin Azis.
BERITA25/03/2025 | Humas BAZNAS Kab. Semarang
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Semarang.

Lihat Daftar Rekening →