Salurkan Dana ZIS Catur Wulan Pertama Rp142,7 Juta, Bupati Semarang: Banyak Warga Terbantu BAZNAS di Tengah Keterbatasan Anggaran Daerah
01/05/2025 | Penulis: Syahrul Munir
Pentasyarufan dana ZIS Baznas Kabupaten Semarang catur di aula Baznas, Rabu (30/4/2025)
UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Hal itu disampaikan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, usai menghadiri penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) catur wulan pertama tahun 2025 di Aula Kantor Baznas, Rabu (30/4/2025).
Pada periode pertama tahun ini, Baznas Kabupaten Semarang menyalurkan dana ZIS sebesar Rp142.750.000 kepada 32 mustahik atau penerima manfaat.
Dana tersebut disalurkan melalui tiga program utama, yakni Kabupaten Semarang Taqwa, Kabupaten Semarang Sehat, dan Kabupaten Semarang Peduli.
“Bantuan yang diberikan Baznas ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah, peran Baznas sangat penting dan nyata,” ujar Bupati Ngesti.
Dalam program Kabupaten Semarang Taqwa, Baznas menyalurkan bantuan pembangunan tempat ibadah kepada 10 masjid, masing-masing menerima Rp10 juta.
Selain itu, diberikan pelatihan nadzir untuk dua orang penerima, masing-masing sebesar Rp1 juta.
Program Kabupaten Semarang Sehat menyasar delapan penerima yang mendapatkan bantuan biaya pengobatan, alat bantu kursi roda, dan bantuan dhuafa, dengan nominal antara Rp1.250.000 hingga Rp3 juta.
Sementara itu, bantuan dalam program Kabupaten Semarang Peduli diberikan kepada 12 warga terdampak bencana, seperti korban kebakaran di Bringin dan Ambarawa, dhuafa di Tuntang, serta korban puting beliung di Kecamatan Tengaran. Nilai bantuan berkisar dari Rp1,5 juta hingga Rp5 juta.
Ketua Baznas Kabupaten Semarang, Khadziq Faisol, menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya menargetkan pengumpulan dana ZIS sebesar Rp7,8 miliar, naik dari capaian tahun lalu sebesar Rp5,5 miliar.
Ia optimistis target tersebut bisa tercapai berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah daerah.
Bupati Ngesti juga mengajak para penerima bantuan untuk ikut menyosialisasikan peran dan fungsi Baznas kepada masyarakat luas.
“Semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas, maka akan semakin banyak pula warga yang bisa dibantu,” pungkasnya.(sm)
Berita Lainnya
Napi Lapas Ambarawa Dapat Modal Usaha Produktif dan Buku Risalah Tata Cara Shalat dari BAZNAS
BAZNAS RI Menetapkan Ambang Batas Zakat untuk Penghasilan dan Jasa Tahun 2026 Sebesar Rp7.640.144 per Bulan
Pelatihan Vokasi Menjahit BAZNAS-Paragon Usai, Peserta Mulai Masuk Perusahaan Mitra
Perbedaan dan Waktu Pembayaran Zakat Maal dan Zakat Fitrah: Apa yang Harus Anda Ketahui?
BAZNAS Kabupaten Semarang Gelar Halaqoh Dai dan Kiai, Perkuat Literasi Zakat
BAZNAS - Kelompok Ternak Menda Ngrembaka Seleksi Bakalan Domba Unggul
UPZ OPD Bantu Pentarasufan Zakat Ramadan Rp105,5 Juta, Sasar 275 Mustahik
Balai Ternas BAZNAS di Kesongo Diresmikan, Dorong Penguatan Ekonomi Mustahik
Baznas RI–Paragon Gelar Pelatihan Menjahit di Kabupaten Semarang, Target Tekan Pengangguran
BAZNAS, Kemenag, dan BWI Teken MoU ZISWAF, Begini Skema Kerja Samanya
Baznas Kabupaten Semarang Serahkan Donasi Palestina Rp185 Juta, Didominasi Infak Pelajar
HUT Ke-13 BAZNAS, Wapres RI Ke-13 Resmikan Makam KH Mahfudh Salam di Fort Willem I Ambarawa Sebagai Kawasan Religi
Dorong Pemberdayaan UMKM, BAZNAS Kabupaten Semarang Gelar Ngabuburit Fest 2026
BAZNAS Ajak Pengusaha Perempuan Perkuat Zakat untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS Indonesia Menegaskan Bahwa Zakat Tidak Dialokasikan untuk Program MBG

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Semarang.
Lihat Daftar Rekening →