HUT Ke-13 BAZNAS, Wapres RI Ke-13 Resmikan Makam KH Mahfudh Salam di Fort Willem I Ambarawa Sebagai Kawasan Religi
29/01/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
Wapres RI Ke-13 Resmikan Makam KH Mahfudh Salam Sebagai Kawasan Religi di Fort I Ambarawa
AMBARAWA, BAZNAS - Wakil Presiden ke-13 RI KH Ma’ruf Amin mengusulkan ulama pejuang KH Mahfudh Salam untuk diajukan sebagai Pahlawan Nasional. Hal itu disampaikannya saat berziarah ke makam KH Mahfudz Salam di kompleks Benteng Willem I (Fort Willem I) Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis 29 Januari 2026.
Menurut Ma’ruf Amin, KH Mahfudh Salam merupakan tokoh yang layak memperoleh penghargaan negara atas jasa-jasanya dalam perjuangan bangsa.
“Saya kira KH Mahfudh itu orang yang pantas diajukan. Beliau adalah pejuang bangsa dan wafat dalam rangka memperjuangkan negara dan bangsa. Jadi patut kalau itu diusulkan, dan menurut saya layak,” ujar Ma’ruf Amin.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perjuangan ulama menjadi bagian penting dari sejarah kemerdekaan Indonesia. Banyak ulama, kata dia, tidak segan mengorbankan harta hingga nyawa demi mempertahankan bangsa dari penjajah.
“Ini bagian dari kehidupan ulama kita. Ada perlawanan melalui Hizbullah dan berbagai gerakan lainnya. Kiai Mahfudz menjadi saksi sejarah, bahkan syahid karena berjuang membela bangsa dan negara,” tuturnya.
Ma’ruf Amin menambahkan, keteladanan tersebut harus menjadi inspirasi bagi generasi saat ini sekaligus alasan kuat bagi negara untuk memberikan penghargaan.
“Ini menjadi inspirasi kita semua untuk dikenang. Negara selayaknya memberikan penghargaan. Saya bangga sebagai santri, ternyata para kiai dan ulama banyak menorehkan sejarah yang membanggakan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Ma’ruf Amin juga meresmikan makam KH Mahfudz Salam sebagai kawasan religi. Ia menilai keberadaan makam ulama pejuang di area Benteng Willem I yang telah direvitalisasi menjadi destinasi wisata heritage menghadirkan potensi perpaduan wisata sejarah dan religi di Ambarawa.
“Tempat ini bisa memadukan wisata religi dan wisata heritage. Saya kira ini punya daya tarik tersendiri dan nilainya tinggi. Harapannya wisata ini bisa terus maju,” imbuhnya.
Ziarah tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Semarang. Turut hadir dalam ziarah tersebut KH Ahmad Yasir perwakilan keluarga KH Mahfudh Salam dari Kajen Pati, Wakil Bupati Semarang Nur Arifah, dan sejumlah pimpinan BAZNAS Kabupaten Semarang diantaranya Khadziq Faisol (Ketua), Moch Pratomo Wibowo (Wakil Ketua II), Imam Anas Hadi (Wakil Ketua III), serta Pengasuh Ponpes Wali KH Anis Maftuhin.
Peringatan HUT ke-25 BAZNAS Kabupaten Semarang diisi berbagai kegiatan, seperti khotmil Quran 30 juz serta penyaluran bantuan sosial berupa 130 buku tata cara salat dan bantuan modal usaha produktif senilai Rp3 juta untuk pengembangan ternak lele bagi warga binaan Lapas Ambarawa.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Semarang menegaskan komitmennya dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan profesional, sekaligus memperkuat nilai keislaman, kepedulian sosial, serta penghormatan terhadap ulama pejuang bangsa.(sm)
Berita Lainnya
Matangkan Program Balai Ternak di Desa Kesongo: BAZNAS Tinjau Lokasi dan Konsolidasi Lanjutan
BAZNAS, Kemenag, dan BWI Teken MoU ZISWAF, Begini Skema Kerja Samanya
Gelar Pertemuan Perdana dengan Dinas Peternakan, Sinergi Program Balai Ternak
Napi Lapas Ambarawa Dapat Modal Usaha Produktif dan Buku Risalah Tata Cara Shalat dari BAZNAS
Balai Ternas BAZNAS di Kesongo Diresmikan, Dorong Penguatan Ekonomi Mustahik
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan Daging DAM untuk Pencegahan Stunting

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
