WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

3.417 Jiwa di Kecamatan Bringin Terbantu Sedekah Air Bersih BAZNAS Tahap IV
3.417 Jiwa di Kecamatan Bringin Terbantu Sedekah Air Bersih BAZNAS Tahap IV
UNGARAN, BAZNAS – BAZNAS Kabupaten Semarang kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan air. Memasuki tahap keempat, sebanyak tujuh tangki air bersih disalurkan ke enam titik dengan total volume 66.500 liter.Distribusi dilakukan pada Kamis-Jumat 24-25 September 2026 di sejumlah wilayah Kecamatan Bringin. Bantuan disalurkan ke Dusun Kembang Kerep, Desa Sendang; Dusun Bajangan dan Dusun Krajan, Desa Sambirejo; Dusun Tanjung, Desa Tanjung; Dusun Dukuhsari, Desa Pakis; serta Dusun Nyemoh Timur, Desa Nyemoh.Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Semarang H. Suud mengatakan bantuan tahap keempat tersebut menjangkau 895 kepala keluarga atau 3.417 jiwa.“Khusus tahap keempat, kami menyalurkan tujuh tangki dengan total 66.500 liter air bersih ke enam titik,” kata Suud.Di Dusun Tanjung, Desa Tanjung, bantuan diperuntukkan bagi 120 kepala keluarga atau 478 jiwa. Sementara di Dusun Dukuhsari, Desa Pakis, distribusi juga menyasar kebutuhan air di MI Raudhatul Mutaalimin yang memiliki 331 murid dan 20 guru.Dengan penyaluran tahap keempat tersebut, BAZNAS Kabupaten Semarang hingga kini telah menyalurkan 38 tangki air bersih dengan total volume 357.000 liter ke 31 lokasi. Bantuan tersebut telah menjangkau 4.661 kepala keluarga atau 15.496 jiwa.Pada tahap keempat, BAZNAS Kabupaten Semarang berkolaborasi dengan PHRI Kabupaten Semarang, IWAPI Kabupaten Semarang, Bawaslu Kabupaten Semarang, dan RS Ken Saras sebagai donatur sedekah air bersih.Penyaluran selanjutnya, kata Suud, direncanakan berlanjut ke Kecamatan Suruh. Bantuan akan menyasar Dusun Jagir, Desa Kedungringin serta Dusun Patran dan Dusun Salak, Desa Cukilan. Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang Khadziq Faisol mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari kebijakan BAZNAS dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang mengalami kekurangan air.“BAZNAS akan terus memantau kondisi di lapangan dan merespons kebutuhan masyarakat, khususnya ketika air bersih menjadi kebutuhan mendesak. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus kami dorong agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” kata Khadziq.(*)
25/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
UPZ Kejari Kabupaten Semarang Siap Optimalkan Pengumpulan ZIS
UPZ Kejari Kabupaten Semarang Siap Optimalkan Pengumpulan ZIS
AMBARAWA, BAZNAS – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Semarang siap memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan kejaksaan. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi bersama BAZNAS Kabupaten Semarang di Kantor Kejari Kabupaten Semarang, Ambarawa, Jumat 18 September 2026Audiensi menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Semarang dan UPZ Kejari Kabupaten Semarang, terutama dalam meningkatkan literasi dan partisipasi aparatur sipil negara (ASN) dalam menunaikan ZIS.Rombongan BAZNAS Kabupaten Semarang dipimpin Ketua Khadziq Faisol, didampingi Wakil Ketua III Imam Anas Hadi dan Koordinator Humas dan Protokol Imam N.I. Mereka diterima Kasubbag Bin Kejari Kabupaten Semarang Fauzan Eka Prasetia yang juga Ketua UPZ Kejari Kabupaten Semarang. Turut hadir Kasubsi 2 Bidang Intelijen Adhi Priyotomo.Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS mendorong penguatan edukasi dan sosialisasi zakat di lingkungan Kejari, khususnya kepada ASN muslim. Sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai kewajiban zakat sekaligus memperkuat peran UPZ dalam penghimpunan ZIS.“Kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bapak Kasubbag Bin Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menerima kunjungan kami. Sinergi ini sangat penting untuk memperkuat literasi zakat dan mengajak seluruh ASN untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara,” kata Khadziq.Menurut Khadziq, dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Semarang disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program, antara lain pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, serta penanganan kondisi darurat.Ketua UPZ Kejari Kabupaten Semarang Fauzan Eka Prasetia mengatakan, pembaruan SK UPZ menjadi bagian dari penguatan pengelolaan zakat di lingkungan Kejari Kabupaten Semarang.“Pembaruan SK UPZ ini menjadi bagian dari penguatan pengelolaan zakat di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang. Kami akan berupaya meningkatkan sosialisasi dan partisipasi ASN dalam menunaikan ZIS melalui UPZ sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Fauzan.Selain membahas sosialisasi manfaat zakat, audiensi juga menjadi ruang untuk membangun kesepahaman dalam mendukung gerakan zakat di lingkungan Kejari Kabupaten Semarang.Kegiatan ditutup dengan penyerahan pembaruan Surat Keputusan (SK) UPZ Kejari Kabupaten Semarang. Pembaruan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran UPZ dalam mendukung penghimpunan ZIS dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Semarang.(*)
19/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan Sembako untuk Tiga Korban Kebakaran
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan Sembako untuk Tiga Korban Kebakaran
UNGARAN, BAZNAS – BAZNAS Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan paket sembako kepada tiga korban kebakaran di Kecamatan Pabelan dan Bancak, Kamis 17 September 2026. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Pilar Kabupaten Semarang Peduli.Bantuan diserahkan Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Semarang Syahrul Munir bersama Koordinator Pendistribusian M. Sodri Said. Turut mendampingi, relawan Baznas Pabelan Rifki Febriansah dan realwan BAZNAS Bancak Suroso, serta perangkat desa setempat. Penyaluran bantuan ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak musibah kebakaran.Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang Khadziq Faisol mengatakan, bantuan melalui Pilar Kabupaten Semarang Peduli merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap warga yang mengalami bencana.“Melalui Pilar Kabupaten Semarang Peduli, BAZNAS Kabupaten Semarang berupaya hadir membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban para korban,” kata Khadziq.Tiga penerima bantuan tersebut yakni Surati, warga Dusun Karangguli RT 02 RW 02, Desa Padaan, Kecamatan Pabelan; Ahmad Sakirin, warga Dusun Gentan, Desa Tukang, Kecamatan Pabelan; serta Muhlasin dan Juwita Asmara, warga Dusun Krajan RT 03 RW 02, Desa Bancak, Kecamatan Bancak. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Semarang berharap kebutuhan dasar para korban dapat terbantu selama masa pemulihan pascakebakaran.Tiga Rumah Terdampak KebakaranSurati mengalami kebakaran rumah pada Kamis 17 September 2026 sekitar pukul 00.10 WIB. Kebakaran terjadi di rumah kayu berukuran sekitar 15 x 10 meter di Dusun Karangguli, Desa Padaan.Berdasarkan laporan kejadian, api pertama kali terlihat dari bagian atap rumah. Warga kemudian melakukan pemadaman awal dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Bawen, Tengaran, Salatiga, dan Bringin dikerahkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB.Kebakaran mengakibatkan kerusakan bangunan rumah dengan perkiraan kerugian materiil sekitar Rp100 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.Sementara itu kebakaran juga terjadi di rumah Muhlasin dan Juwita Asmara di Dusun Krajan, Desa Bancak, Kecamatan Bancak, pada Senin 14 September 2026 sekitar pukul 14.30 WIB.Api menghanguskan satu rumah dan merembet ke rumah sebelah. Pemadaman dilakukan warga bersama petugas Damkar Pos Bringin. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.15 WIB.Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Jumlah kerugian materiil masih dalam pendataan.Kebakaran lainnya terjadi di rumah Ahmad Sakirin di Dusun Gentan, Desa Tukang, Kecamatan Pabelan, terbakar pada Rabu 9 September 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.Laporan kejadian menyebutkan, bangunan rumah mengalami kerusakan 100 persen. Surat-surat penting dan perabotan rumah tangga turut terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp300 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.(*)
17/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Semarang

Agenda Pimpinan

Artikel Terbaru