Berita Terkini
SMKN 1 Bawen Serahkan Donasi Rp3,1 Juta untuk Korban Bencana NTT
UNGARAN, BAZNAS – SMKN 1 Bawen, Kabupaten Semarang, menyerahkan donasi untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp3.105.000 kepada BAZNAS Kabupaten Semarang, Senin 14 September 2026.Donasi diserahkan Kepala SMKN 1 Bawen Dr. Farida Fahmalatif, S.Pd., M.Pd., didampingi Sugiyanto, S.Pd.I., M.Pd., simbolis kepada Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Semarang Syahrul Munir.Farida mengatakan, donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar SMKN 1 Bawen terhadap masyarakat yang terdampak bencana di NTT.“Kami ingin mengajak seluruh siswa dan para pendidik untuk peduli terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Semoga donasi ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di NTT,” kata Farida.Menurut dia, kegiatan penggalangan donasi juga menjadi bagian dari pembelajaran sosial bagi siswa. Kepedulian terhadap sesama, kata dia, perlu dibiasakan melalui tindakan nyata di lingkungan sekolah.Donasi diterima Syahrul Munir selaku perwakilan BAZNAS Kabupaten Semarang. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari penghimpunan bantuan BAZNAS untuk masyarakat terdampak bencana NTT.Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang Khadziq Faisol mengapresiasi kepedulian SMKN 1 Bawen yang turut menyalurkan bantuan melalui BAZNAS.“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Sekolah beserta keluarga besar SMKN 1 Bawen atas kepeduliannya. Donasi ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap korban bencana datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan,” kata Khadziq.Ia berharap kepedulian serupa terus tumbuh di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Semarang.“Semoga langkah SMKN 1 Bawen ini menginspirasi sekolah dan masyarakat lainnya untuk ikut membantu. Berapa pun donasi yang diberikan, insyaallah bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujarnya.BAZNAS Kabupaten Semarang membuka donasi untuk korban bencana NTT melalui rekening BSI 5555077787 atas nama BAZNAS KAB. SEMARANG QQ BENCANA.Bantuan yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana sesuai kebutuhan di lapangan.(*)
14/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
Komisariat IPNU-IPPNU MTs Miftahul Khoirot Branjang Serahkan Donasi untuk NTT ke BAZNAS
UNGARAN, BAZNAS – Enam pengurus Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MTs Miftahul Khoirot Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mendatangi Kantor BAZNAS Kabupaten Semarang, Selasa 1 September 2026.Mereka menyerahkan donasi untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp1.169.000.Donasi tersebut diserahkan Wakil PK IPNU MTs Miftahul Khoirot, Raditya Alfanka Putra, dan Wakil PK IPPNU MTs Miftahul Khoirot, Putri Wahyu Songgomukthi, bersama empat pengurus lainnya. Mereka didampingi salah satu guru, Waris Rahmanto.Waris mengatakan, penggalangan donasi tersebut berawal dari inisiatif para siswa. Pengumpulan dana dilakukan melalui kotak infak yang diedarkan saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 di lingkungan madrasah.“Ini murni inisiatif anak-anak. Kami dari guru hanya mendampingi. Harapannya, mereka tidak hanya belajar berorganisasi, tetapi juga memiliki wawasan dan kepedulian terhadap persoalan sosial di luar lingkungan sekolah,” kata Waris.Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran bagi siswa untuk mengenal kepedulian sosial sekaligus membiasakan diri berbagi dengan masyarakat yang sedang menghadapi musibah.Wakil PK IPNU MTs Miftahul Khoirot, Raditya Alfanka Putra mengatakan, para pengurus IPNU-IPPNU mengajak siswa dan warga madrasah untuk menyisihkan sebagian uang mereka melalui kotak infak.“Kami mengajak teman-teman untuk ikut membantu korban bencana di NTT. Walaupun donasinya tidak banyak, kami berharap bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.Wakil PK IPPNU MTs Miftahul Khoirot, Putri Wahyu Songgomukthi mengatakan, penggalangan dana tersebut menjadi pengalaman bagi para siswa untuk belajar mengelola kegiatan sosial secara bersama-sama.“Kami belajar bahwa membantu tidak harus menunggu punya banyak. Dari sedikit yang dikumpulkan bersama, ternyata bisa menjadi lebih berarti,” katanya.Donasi diterima Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Semarang, Pratomo Wibowo, didampingi Kepala Pelaksana Syahrul Munir, Koordinator Pendistribusian M. Shodri Said, dan Imam Nur Ikhsan.Wibowo mengapresiasi kepedulian para siswa dan pihak MTs Miftahul Khoirot. Ia menyebut donasi tersebut menjadi bantuan pertama dari madrasah atau sekolah yang diterima BAZNAS Kabupaten Semarang untuk penanganan bencana NTT.“Donasi dari MTs Miftahul Khoirot ini yang pertama masuk ke BAZNAS Kabupaten Semarang untuk bencana NTT. Kami mengapresiasi inisiatif dan kepedulian anak-anak,” kata Bowo, panggilan akrab Pratomo Wibowo.Ia berharap langkah tersebut diikuti sekolah dan madrasah lainnya di Kabupaten Semarang.
Menurut dia, kepedulian terhadap korban bencana tidak harus diwujudkan dalam jumlah donasi yang besar.“Semoga siswa maupun sekolah lainnya menyusul. Berapa pun yang diberikan, tentu sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah,” ujarnya.BAZNAS Kabupaten Semarang juga membuka donasi untuk membantu korban bencana NTT melalui rekening BSI 5555077787 atas nama BAZNAS KAB. SEMARANG QQ BENCANA. Donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana sesuai kebutuhan di lapangan.(*)
01/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan 199.500 Liter Air Bersih untuk 2.374 KK Terdampak Kekeringan
UNGARAN, BAZNAS – BAZNAS Kabupaten Semarang menyalurkan 199.500 liter air bersih kepada 2.374 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan di Kecamatan Suruh dan Bringin.
Bantuan tersebut didistribusikan selama 4 hari sejak 25 Agustus 2026 ke sejumlah dusun di kedua kecamatan tersebut yang mengalami kekurangan air selama musim kemarau.Penyaluran air bersih merupakan bagian dari program BAZNAS Tanggap Bencana untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau. Kecamatan Suruh dan Bringin menjadi wilayah prioritas karena sejumlah wilayah di kedua kecamatan tersebut mengalami kekurangan air bersih.Di Kecamatan Suruh, distribusi air menyasar 767 KK di tiga desa, yakni Desa Kedungringin, Dadapayam, dan Sukorejo. Sebanyak 12 tangki berkapasitas per unitnya 9.500 liter air didistribusikan ke wilayah tersebut.Di Desa Kedungringin, bantuan disalurkan ke Dusun Jagir yang dihuni 260 KK dengan alokasi empat tangki. Di Desa Dadapayam, distribusi mencakup Dusun Jambe untuk 50 KK, Dusun Jangglengan 141 KK, dan Dusun Bulu 123 KK. Masing-masing dusun mendapat dua tangki.Adapun di Desa Sukorejo, air bersih disalurkan ke Dusun Glagahombo untuk memenuhi kebutuhan 193 KK dengan alokasi dua tangki.Camat Suruh Vega Lazuardi mengatakan bantuan air bersih sangat dibutuhkan masyarakat karena sejumlah sumber air mulai berkurang akibat musim kemarau.“Bantuan ini sangat membantu masyarakat, terutama warga di wilayah yang sumber airnya mulai berkurang akibat musim kemarau. Kami berterima kasih kepada BAZNAS yang ikut merespons kebutuhan warga,” kata Vega.Menurut dia, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa terus memantau wilayah yang mengalami kekurangan air dan berkoordinasi untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.Sementara itu, di Kecamatan Bringin, distribusi air menyasar 1.385 KK di Desa Wiru, Truko, dan Rembes. Sebanyak sembilan tangki air didistribusikan ke wilayah tersebut.Di Desa Wiru, bantuan air diberikan kepada warga Dusun Jrebeng sebanyak 219 KK dengan alokasi tiga tangki dan Dusun Mojo sebanyak 62 KK dengan dua tangki. Kemudian di Desa Truko, dua tangki air disalurkan untuk warga Dusun Krajan yang terdiri atas 122 KK.Distribusi juga menjangkau Desa Rembes. Bantuan diberikan kepada 1.004 KK di Dusun Rembes, Watugimbal dan Belo .Pj Kepala Desa Rembes Pujiyanto mengatakan bantuan air bersih sangat berarti bagi warga karena kebutuhan air menjadi salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat selama musim kemarau.“Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga kami. Air menjadi kebutuhan utama, sehingga droping seperti ini sangat membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air,” ujar Pujiyanto.Dia berharap distribusi air dapat dilakukan secara berkelanjutan selama kondisi kekeringan masih terjadi, terutama apabila sumber air warga belum kembali mencukupi kebutuhan sehari-hari.Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari kepedulian lembaga terhadap warga yang terdampak kekeringan. Setiap musim kemarau, BAZNAS ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.“Dana zakat yang dititipkan melalui BAZNAS manfaatnya kembali kepada masyarakat. Salah satunya melalui bantuan air bersih untuk warga yang menghadapi kekurangan air pada musim kemarau,” katanya.Menurut dia, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari realisasi program BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Semarang. Bantuan diarahkan untuk meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan.“Masyarakat bisa ikut brsedekah air dengan membayarkan infaknya melalui rekening Rek BSI 5555077787 atas nama BAZNAS KAB.SEMARANG QQ BENCANA,” pungkasnya.(*)
28/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Semarang







