Berita Terkini
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan 45 Ribu Liter Air Bersih pada Tahap VI
UNGARAN, BAZNAS – BAZNAS Kabupaten Semarang kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan air akibat kemarau panjang. Pada tahap VI, bantuan disalurkan ke lima lokasi di lima desa yang tersebar di Kecamatan Bancak, Bringin, Suruh, dan Pabelan, pada 13–17 Oktober 2026.Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Semarang, Suud, menyampaikan bahwa penyaluran tahap VI menggunakan lima tangki air dengan total volume 45.000 liter. Bantuan tersebut menjangkau 775 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.750 jiwa.Penyaluran dilakukan secara bertahap di lima lokasi. Pada Selasa 13 Oktober 2026, bantuan didistribusikan ke Dusun Kalisari, Desa Plumutan, Kecamatan Bancak. Rabu 14 Oktober 2026, penyaluran berlangsung di Dusun Bulusari, Desa Lebak, Kecamatan Bringin.Selanjutnya, Kamis 15 Oktober 2026, bantuan diberikan kepada warga Dusun Bulu, Desa Dadapayam, Kecamatan Suruh. Pada Jumat (16/10), distribusi dilakukan di Desa Padaan RT 02/RW 02, Kecamatan Pabelan. Penyaluran tahap VI ditutup pada Sabtu 17 Oktober 2026 di Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Suruh.Salah satu warga yang merasakan dampak krisis air adalah masyarakat di wilayah Padaan. Lina Sawitri, Kepala Dusun Karangguli, Padaan, mengatakan warga telah mengalami kesulitan air selama sekitar tiga minggu terakhir.Menurut Lina, kemarau panjang menyebabkan sumur warga mengering. Sebagian sumber air yang masih tersedia juga berbau sehingga tidak layak dikonsumsi. Sementara itu, debit air dari program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) menurun drastis dan tidak mampu mencukupi kebutuhan warga.“Sebanyak 71 KK mengalami kesulitan air. Terima kasih atas bantuan air bersih dari BAZNAS,” ujar Lina.Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang, Khadziq Faisol, mengatakan penyaluran bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari selama musim kemarau.Sejak tahap I hingga tahap VI, BAZNAS Kabupaten Semarang mencatat bantuan telah menjangkau 6.001 KK atau 20.019 jiwa di 39 lokasi. Total distribusi mencapai 47 tangki dengan volume 430.000 liter air bersih.Khadziq menegaskan, BAZNAS Kabupaten Semarang terbuka untuk berkolaborasi dengan komunitas maupun berbagai pihak guna memperluas jangkauan bantuan. Salah satu rencana kolaborasi yang tengah disiapkan bersama Perkumpulan Baitul Maal wat Tamwil Indonesia (PBMTI) Kabupaten Semarang menyasar delapan titik di Kecamatan Sumowono, Bandungan, Getasan, Bawen, Suruh, dan Ungaran Timur.“Untuk pelaksanaan awal atau kick-off, kegiatan direncanakan berlangsung di Desa Kemitir, Dusun Ngoho,” ujar Lina.Ia menambahkan, penyaluran akan melibatkan Komunitas Eltitusi Gedong Songo (EGS) dengan lima unit mobil pikap, karena kondisi medan yang cukup berat dan sulit dijangkau kendaraan tangki air.“Melalui kolaborasi ini kami berharap bantuan air bersih dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, termasuk masyarakat di wilayah dengan akses distribusi yang terbatas,” pungkasnya.Bagi masyarakat, komunitas, dan pihak swasta yang ingin berpartisipasi membantu warga terdampak krisis air dapat menyalurkan donasi melalui rekening berikut: Bank Syariah Indonesia (BSI)Nomor rekening: 5555077787Atas nama: BAZNAS KAB. SEMARANG QQ BENCANA
16/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
3.417 Jiwa di Kecamatan Bringin Terbantu Sedekah Air Bersih BAZNAS Tahap IV
UNGARAN, BAZNAS – BAZNAS Kabupaten Semarang kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan air. Memasuki tahap keempat, sebanyak tujuh tangki air bersih disalurkan ke enam titik dengan total volume 66.500 liter.Distribusi dilakukan pada Kamis-Jumat 24-25 September 2026 di sejumlah wilayah Kecamatan Bringin. Bantuan disalurkan ke Dusun Kembang Kerep, Desa Sendang; Dusun Bajangan dan Dusun Krajan, Desa Sambirejo; Dusun Tanjung, Desa Tanjung; Dusun Dukuhsari, Desa Pakis; serta Dusun Nyemoh Timur, Desa Nyemoh.Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Semarang H. Suud mengatakan bantuan tahap keempat tersebut menjangkau 895 kepala keluarga atau 3.417 jiwa.“Khusus tahap keempat, kami menyalurkan tujuh tangki dengan total 66.500 liter air bersih ke enam titik,” kata Suud.Di Dusun Tanjung, Desa Tanjung, bantuan diperuntukkan bagi 120 kepala keluarga atau 478 jiwa. Sementara di Dusun Dukuhsari, Desa Pakis, distribusi juga menyasar kebutuhan air di MI Raudhatul Mutaalimin yang memiliki 331 murid dan 20 guru.Dengan penyaluran tahap keempat tersebut, BAZNAS Kabupaten Semarang hingga kini telah menyalurkan 38 tangki air bersih dengan total volume 357.000 liter ke 31 lokasi. Bantuan tersebut telah menjangkau 4.661 kepala keluarga atau 15.496 jiwa.Pada tahap keempat, BAZNAS Kabupaten Semarang berkolaborasi dengan PHRI Kabupaten Semarang, IWAPI Kabupaten Semarang, Bawaslu Kabupaten Semarang, dan RS Ken Saras sebagai donatur sedekah air bersih.Penyaluran selanjutnya, kata Suud, direncanakan berlanjut ke Kecamatan Suruh. Bantuan akan menyasar Dusun Jagir, Desa Kedungringin serta Dusun Patran dan Dusun Salak, Desa Cukilan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang Khadziq Faisol mengatakan penyaluran air bersih merupakan bagian dari kebijakan BAZNAS dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang mengalami kekurangan air.“BAZNAS akan terus memantau kondisi di lapangan dan merespons kebutuhan masyarakat, khususnya ketika air bersih menjadi kebutuhan mendesak. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus kami dorong agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” kata Khadziq.(*)
25/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
UPZ Kejari Kabupaten Semarang Siap Optimalkan Pengumpulan ZIS
AMBARAWA, BAZNAS – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Semarang siap memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan kejaksaan. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi bersama BAZNAS Kabupaten Semarang di Kantor Kejari Kabupaten Semarang, Ambarawa, Jumat 18 September 2026Audiensi menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Semarang dan UPZ Kejari Kabupaten Semarang, terutama dalam meningkatkan literasi dan partisipasi aparatur sipil negara (ASN) dalam menunaikan ZIS.Rombongan BAZNAS Kabupaten Semarang dipimpin Ketua Khadziq Faisol, didampingi Wakil Ketua III Imam Anas Hadi dan Koordinator Humas dan Protokol Imam N.I. Mereka diterima Kasubbag Bin Kejari Kabupaten Semarang Fauzan Eka Prasetia yang juga Ketua UPZ Kejari Kabupaten Semarang. Turut hadir Kasubsi 2 Bidang Intelijen Adhi Priyotomo.Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS mendorong penguatan edukasi dan sosialisasi zakat di lingkungan Kejari, khususnya kepada ASN muslim. Sosialisasi diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai kewajiban zakat sekaligus memperkuat peran UPZ dalam penghimpunan ZIS.“Kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bapak Kasubbag Bin Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menerima kunjungan kami. Sinergi ini sangat penting untuk memperkuat literasi zakat dan mengajak seluruh ASN untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara,” kata Khadziq.Menurut Khadziq, dana ZIS yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Semarang disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program, antara lain pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, serta penanganan kondisi darurat.Ketua UPZ Kejari Kabupaten Semarang Fauzan Eka Prasetia mengatakan, pembaruan SK UPZ menjadi bagian dari penguatan pengelolaan zakat di lingkungan Kejari Kabupaten Semarang.“Pembaruan SK UPZ ini menjadi bagian dari penguatan pengelolaan zakat di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang. Kami akan berupaya meningkatkan sosialisasi dan partisipasi ASN dalam menunaikan ZIS melalui UPZ sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Fauzan.Selain membahas sosialisasi manfaat zakat, audiensi juga menjadi ruang untuk membangun kesepahaman dalam mendukung gerakan zakat di lingkungan Kejari Kabupaten Semarang.Kegiatan ditutup dengan penyerahan pembaruan Surat Keputusan (SK) UPZ Kejari Kabupaten Semarang. Pembaruan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran UPZ dalam mendukung penghimpunan ZIS dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Semarang.(*)
19/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Semarang







