BAZNAS Kabupaten Semarang Gelar Halaqoh Dai dan Kiai, Perkuat Literasi Zakat
13/03/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
BAZNAS Kabupaten Semarang Gelar Halaqoh Dai dan Kiai, Perkuat Literasi Zakat
UNGARAN, BAZNAS — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Semarang menggelar Halaqoh Dai dan Kiai bertema “Menguatkan Literasi Zakat, Mewujudkan Kesejahteraan Umat” di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 dai dan kiai dari berbagai wilayah di Kabupaten Semarang.
Acara dibuka oleh Wakil Bupati Semarang, Hj Nur Arifah.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran ulama dan dai dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
Menurut Nur Arifah, zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara profesional dan tepat sasaran.
Ia berharap para dai dan kiai dapat menjadi penggerak literasi zakat di tengah masyarakat.
Ketua Baznas Kabupaten Semarang, Khadziq Faisol, mengatakan halaqoh ini menjadi ruang dialog sekaligus penguatan pemahaman zakat di kalangan tokoh agama.
Para dai dan kiai diharapkan dapat menjadi mitra strategis Baznas dalam menyosialisasikan zakat kepada umat.
“Peran dai dan kiai sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” kata Khadziq.
Halaqoh tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai organisasi keagamaan di Kabupaten Semarang.
Di antaranya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Semarang KH Fatkhurrohman Thohir, Ketua Muhammadiyah Kabupaten Semarang Prof Dr Muh Saerozi M, serta Ketua Nahdlatul Ulama Kabupaten Semarang KH Ahmad Faozan.
Diskusi dalam halaqoh tersebut dipandu oleh Sekretaris MUI Kabupaten Semarang Drs Amir Mahmud sebagai moderator.
Para narasumber membahas peran dakwah zakat di tengah masyarakat serta pentingnya kolaborasi antara ulama, organisasi keagamaan, dan Baznas dalam memperkuat literasi zakat.
Melalui kegiatan ini, Baznas Kabupaten Semarang berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara lembaga pengelola zakat dan para tokoh agama. Dengan demikian, zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan umat.
Berita Lainnya
UPZ Kejari Kabupaten Semarang Siap Optimalkan Pengumpulan ZIS
“Ukhuwah Rabbitiyah”: Membangun Ekosistem Peternak Kelinci Menjadi Berdaya
Kader Penggerak Zakat Semarang Paparkan Rencana Tindak Lanjut Fundraising
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan 199.500 Liter Air Bersih untuk 2.374 KK Terdampak Kekeringan
BAZNAS-LPAI Bidik Anak Rentan dengan Dana ZIS
Komisariat IPNU-IPPNU MTs Miftahul Khoirot Branjang Serahkan Donasi untuk NTT ke BAZNAS
Mufti Negeri Sabah Tinjau Pemberdayaan Peternak Binaan BAZNAS Kabupaten Semarang
Perdana, BAZNAS Kabupaten Semarang Kelola Dam Haji Jamaah dan Salurkan ke 1.183 Warga
BAZNAS Kabupaten Semarang Targetkan 100 Peserta Program DAM 2026
16,9 Ribu Jiwa di Kecamatan Bringin Terbantu Sedekah Air Bersih BAZNAS Tahap IV
15 Mustahik di Bringin Mendapat Modal Beternak Kelinci dari Dana Zakat
BAZNAS Kabupaten Semarang Siapkan Pendidikan Kader Penggerak Zakat di 19 Kecamatan
BAZNAS RI Ingatkan Kewajiban Zakat, BAZNAS Kabupaten Semarang Disorot Soal Optimalisasi
BAZNAS Semarang Salurkan Insentif “Kurban Berkah” Rp71,5 Juta kepada 28 UPZ
Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga, 40 Mustahik Dilatih Keterampilan Pijat Refleksi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Semarang.
Lihat Daftar Rekening →