Mufti Negeri Sabah Tinjau Pemberdayaan Peternak Binaan BAZNAS Kabupaten Semarang
07/05/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
Mufti Negeri Sabah dan Ketua Baznas Khadziq Faisol di BT Menda Ngrembaka, Tuntang, 6 Mei 2026
UNGARAN, BAZNAS - Mufti Negeri Sabah, Malaysia, Datuk Dr. Bungsu Aziz bin Haji Jaafar meninjau program pemberdayaan peternak binaan BAZNAS Kabupaten Semarang di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Selasa, 6 Mei 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pengelolaan Balai Ternak Mendo Ngrembaka yang dikembangkan sebagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat.
Datuk Bungsu hadir bersama rombongan dari Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Ibnu Al-Jazari (MTIJ) Sabah serta didampingi jajaran UIN Salatiga.
Dalam kunjungan itu, rombongan melihat aktivitas peternakan kambing, pengelolaan limbah ternak, hingga penerapan sistem integrated farming yang dijalankan kelompok binaan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang Khadziq Faisol mengatakan program Balai Ternak dikembangkan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan zakat produktif.
“BAZNAS ingin zakat tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan,” kata Faisol.
Menurut dia, Balai Ternak Mendo Ngrembaka tidak hanya berfokus pada pengembangan peternakan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam dialog bersama pengelola balai ternak, Datuk Bungsu menyampaikan ketertarikannya terhadap model pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Semarang.
Ia menilai pendekatan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas tersebut menjadi salah satu model yang menarik untuk dipelajari.
“Kami datang untuk melihat bagaimana program seperti ini bisa berjalan dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Datuk Bungsu.
Selain meninjau balai ternak, rombongan juga berdiskusi mengenai penguatan ekonomi umat, pengelolaan lembaga sosial keagamaan, serta peluang kerja sama pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.
Kunjungan tersebut menjadi perhatian tersendiri karena menunjukkan program pemberdayaan berbasis zakat yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Semarang mulai dikenal hingga tingkat internasional.
Berita Lainnya
16,9 Ribu Jiwa di Kecamatan Bringin Terbantu Sedekah Air Bersih BAZNAS Tahap IV
BAZNAS-LPAI Bidik Anak Rentan dengan Dana ZIS
Perdana, BAZNAS Kabupaten Semarang Kelola Dam Haji Jamaah dan Salurkan ke 1.183 Warga
BAZNAS Kabupaten Semarang Targetkan 100 Peserta Program DAM 2026
“Ukhuwah Rabbitiyah”: Membangun Ekosistem Peternak Kelinci Menjadi Berdaya
Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga, 40 Mustahik Dilatih Keterampilan Pijat Refleksi
BAZNAS Semarang Salurkan Insentif “Kurban Berkah” Rp71,5 Juta kepada 28 UPZ
BAZNAS Kabupaten Semarang Siapkan Pendidikan Kader Penggerak Zakat di 19 Kecamatan
Kader Penggerak Zakat Semarang Paparkan Rencana Tindak Lanjut Fundraising
UPZ Kejari Kabupaten Semarang Siap Optimalkan Pengumpulan ZIS
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan 199.500 Liter Air Bersih untuk 2.374 KK Terdampak Kekeringan
SMKN 1 Bawen Serahkan Donasi Rp3,1 Juta untuk Korban Bencana NTT
BAZNAS RI Ingatkan Kewajiban Zakat, BAZNAS Kabupaten Semarang Disorot Soal Optimalisasi
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan Sembako untuk Tiga Korban Kebakaran
BAZNAS Kabupaten Semarang Mulai Cetak 40 Kader Penggerak Zakat Profesional

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Semarang.
Lihat Daftar Rekening →