Baznas Semarang Bangun 25 Jamban Sehat untuk Keluarga Miskin
01/12/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
Mustahik menerima satu buah kloset dan uang tunai Rp2 juta untuk pembelian material dan biaya tukang
UNGARAN, BAZNAS – Baznas Kabupaten Semarang memulai program pembangunan jamban sehat bagi 25 rumah tangga miskin (RTM) di wilayah Kabupaten Semarang.
Program yang berlangsung mulai 17 November 2025-17 Desember 2025 itu menyasar keluarga asnaf fakir–miskin yang belum memiliki fasilitas sanitasi layak.
Program jambanisasi ini menelan anggaran Rp51,875 juta yang bersumber dari dana pendayagunaan di bidang kesehatan Baznas Kabupaten Semarang tahun anggaran 2025.
Setiap penerima memperoleh satu unit kloset dan bantuan pembangunan sebesar Rp2 juta untuk pengadaan material dan tenaga.
Baznas menyebut program ini penting untuk meningkatkan derajat kesehatan warga, mengingat masih banyak keluarga miskin yang belum memiliki fasilitas sanitasi dasar.
Kondisi tersebut berisiko menimbulkan penyakit berbasis lingkungan dan menurunkan kualitas hidup.
Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang, Khadziq Faisol menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan mandat lembaga dalam membantu pemerintah memperluas akses sanitasi layak.
"Program jambanisasi ini bentuk kepedulian terhadap keluarga miskin agar mereka memiliki fasilitas sanitasi yang sehat," ujar Faisol dalam keterangan tertulisnya, Senin 1 Desember 2025.
Penentuan penerima dilakukan melalui pendataan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan verifikasi lapangan oleh Baznas.
Setelah ditetapkan melalui surat keputusan pimpinan, bantuan disalurkan berupa kloset dan dana pembangunan.
Para penerima kemudian membangun jamban dengan pendampingan aparat desa dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Semarang Syahrul Munir menambahkan, pihaknya juga menyiapkan tim monitoring dari unsur pendistribusian, logistik, hingga evaluasi lapangan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar.
Baznas berharap program ini bisa mengurangi praktik buang air besar sembarangan (BABS) dan mendorong perilaku hidup bersih.
"Hasil akhirnya bukan hanya fisik jambannya, tetapi juga meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan lingkungan," kata Munir.
Dengan selesainya program ini, 25 rumah tangga miskin ditargetkan telah memiliki jamban sehat dan layak pakai, sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menekan angka kemiskinan.
Berita Lainnya
BAZNAS, Kemenag, dan BWI Teken MoU ZISWAF, Begini Skema Kerja Samanya
BAZNAS Ajak Pengusaha Perempuan Perkuat Zakat untuk Kesejahteraan Umat
Pelatihan Vokasi Menjahit BAZNAS-Paragon Usai, Peserta Mulai Masuk Perusahaan Mitra
UPZ OPD Bantu Pentarasufan Zakat Ramadan Rp105,5 Juta, Sasar 275 Mustahik
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan Daging DAM untuk Pencegahan Stunting
Baznas Kabupaten Semarang Serahkan Donasi Palestina Rp185 Juta, Didominasi Infak Pelajar
BAZNAS Indonesia Menegaskan Bahwa Zakat Tidak Dialokasikan untuk Program MBG
HUT Ke-13 BAZNAS, Wapres RI Ke-13 Resmikan Makam KH Mahfudh Salam di Fort Willem I Ambarawa Sebagai Kawasan Religi
Dorong Pemberdayaan UMKM, BAZNAS Kabupaten Semarang Gelar Ngabuburit Fest 2026
Baznas Semarang Kucurkan Bantuan Modal bagi 45 Pelaku UMKM
BAZNAS RI Menetapkan Ambang Batas Zakat untuk Penghasilan dan Jasa Tahun 2026 Sebesar Rp7.640.144 per Bulan
BAZNAS - Kelompok Ternak Menda Ngrembaka Seleksi Bakalan Domba Unggul
Napi Lapas Ambarawa Dapat Modal Usaha Produktif dan Buku Risalah Tata Cara Shalat dari BAZNAS
Safari Dakwah Ramadhan Santri Lirboyo – BAZNAS Kabupaten Semarang Sasar 14 Dusun di Banyubiru
Pekerja Informal dan Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari Baznas Kabupaten Semarang

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Semarang.
Lihat Daftar Rekening →