Baznas RI–Paragon Gelar Pelatihan Menjahit di Kabupaten Semarang, Target Tekan Pengangguran
14/11/2025 | Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Semarang
Baznas RI serahkan bantuan pelatihan menjahit garment di Kabupaten Semarang, Kamis (14/11/2025)
UNGARAN, BAZNAS — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali menggelar pelatihan menjahit bagi para mustahik di Kabupaten Semarang dan Kendal.
Program ini menjadi salah satu upaya mengurangi pengangguran melalui peningkatan keterampilan dan sertifikasi profesi, terutama bagi warga fakir, miskin, dan fisabilillah yang belum memiliki pekerjaan tetap.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Paradaya Movement, program pemberdayaan yang difokuskan pada peningkatan kapasitas kerja dan kesempatan ekonomi bagi masyarakat penerima zakat.
Tahun ini, sebanyak 135 peserta mengikuti pelatihan, terdiri dari 70 orang asal Kabupaten Semarang dan 65 orang dari Kendal.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan apresiasi kepada PT Paragon Technology and Innovation atas komitmen dan kepercayaannya menyalurkan zakat perusahaan untuk mendukung pelatihan berbasis kompetensi operator garmen tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini bisa bantu menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan keterampilan kerja para mustahik supaya mereka bisa memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya,” ujar Saidah di Kabupaten Semarang, Kamis (13/11/2025).
Saidah menjelaskan, peserta menerima pelatihan teknis menjahit, pendampingan, serta sertifikasi profesi. Mereka yang dinyatakan kompeten akan difasilitasi untuk bekerja di perusahaan garmen di wilayah Jawa Tengah, terutama Kabupaten Semarang dan Kendal.
Program ini juga melibatkan Baznas Provinsi Jawa Tengah, Baznas Kabupaten Semarang dan Kendal, BLKK PC Muslimat NU Kabupaten Semarang, serta LPK Muliya.
Ketua Baznas Kabupaten Semarang, Khadik Faisol, menegaskan bahwa pengangguran masih menjadi tantangan serius di daerahnya.
Ia menyebut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Semarang per Agustus 2024 yang mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 3,73 persen. Pada periode yang sama, angka kemiskinan mencapai 76,87 ribu jiwa.
“Tingginya pengangguran berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan stabilitas sosial. Beberapa faktor penyebabnya antara lain keterbatasan lapangan kerja dan rendahnya keterampilan tenaga kerja,” ujar Khadik.
Menurutnya, diperlukan langkah strategis dan berkelanjutan untuk merespons kondisi tersebut. Salah satunya melalui pelatihan keterampilan berbasis industri.
“Tahun ini kami bersama Baznas RI bekerja sama dengan PT Paragon dan BLKK Muslimat NU Kabupaten Semarang mencoba menjawab kebutuhan tenaga kerja dengan pelatihan menjahit berbasis kompetensi industri konveksi dan garmen,” kata Khadik.
Human Resource Business Partner Lead Semarang PT Paragon Technology and Innovation, Anita Mega Tristianti, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara perusahaan dan Baznas. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Paragon dalam pemberdayaan masyarakat melalui penyaluran zakat perusahaan.
“Kami memaknai kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi gerakan nyata untuk membuka jalan agar masyarakat lebih mandiri. Ketika mereka dibekali keterampilan dan kesempatan kerja, taraf hidup akan meningkat dan berdampak pada pembangunan ekonomi negara,” kata Anita.
Pembukaan pelatihan berlangsung di BLKK PC Muslimat NU Kabupaten Semarang di Tuntang. Sejumlah pejabat hadir, antara lain Kabag Kesra Setda Kabupaten Semarang Asep Mulyana SS.TP, MM mewakili Bupati Semarang; Ketua PW Muslimat NU Jateng Prof. DR. Hj Ismawati Hafidz M.Ag; Ketua Baznas Kabupaten Semarang Khadik Faisol S.Sos; Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Kendal Munhamir, SH; Kepala Disnaker Kabupaten Semarang M. Taufikurahman S.Ag, M.Si; Ketua BLKK Muslimat NU Kabupaten Semarang Nurhayati; Ketua FKUB Kabupaten Semarang KH. Habib Soleh M.Pd; serta Penasihat Muslimat Hj Nur Hidayati S.Pd.I.
Dari pihak perusahaan mitra turut hadir perwakilan PT Fast Jaya Production, PT Sam-Sam Jaya Garment, PT Sumber Bintang, PT Muara Krakatau, dan PT Inti Sukses Garmindo.(sm)
Berita Lainnya
UPZ OPD Bantu Pentarasufan Zakat Ramadan Rp105,5 Juta, Sasar 275 Mustahik
Safari Dakwah Ramadhan Santri Lirboyo – BAZNAS Kabupaten Semarang Sasar 14 Dusun di Banyubiru
Dorong Pemberdayaan UMKM, BAZNAS Kabupaten Semarang Gelar Ngabuburit Fest 2026
BAZNAS Kabupaten Semarang Salurkan Daging DAM untuk Pencegahan Stunting
BAZNAS Kabupaten Semarang Gelar Halaqoh Dai dan Kiai, Perkuat Literasi Zakat
BAZNAS RI Menetapkan Ambang Batas Zakat untuk Penghasilan dan Jasa Tahun 2026 Sebesar Rp7.640.144 per Bulan
Napi Lapas Ambarawa Dapat Modal Usaha Produktif dan Buku Risalah Tata Cara Shalat dari BAZNAS
BAZNAS - Kelompok Ternak Menda Ngrembaka Seleksi Bakalan Domba Unggul
Pelatihan Vokasi Menjahit BAZNAS-Paragon Usai, Peserta Mulai Masuk Perusahaan Mitra
Baznas Semarang Kucurkan Bantuan Modal bagi 45 Pelaku UMKM
Perbedaan dan Waktu Pembayaran Zakat Maal dan Zakat Fitrah: Apa yang Harus Anda Ketahui?
BAZNAS Indonesia Menegaskan Bahwa Zakat Tidak Dialokasikan untuk Program MBG
BAZNAS, Kemenag, dan BWI Teken MoU ZISWAF, Begini Skema Kerja Samanya
Pekerja Informal dan Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari Baznas Kabupaten Semarang
HUT Ke-13 BAZNAS, Wapres RI Ke-13 Resmikan Makam KH Mahfudh Salam di Fort Willem I Ambarawa Sebagai Kawasan Religi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Semarang.
Lihat Daftar Rekening →