BAZNAS - Kelompok Ternak Mendo Ngrembaka Seleksi Bakalan Domba Unggul

BAZNAS - Kelompok Ternak Menda Ngrembaka Seleksi Bakalan Domba Unggul

24/11/2025 | Humas BAZNAS Kabupaten Semarang

UNGARAN, BAZNAS – Kelompok Ternak Menda Ngrembaka Kesongo di bawah koordinasi BAZNAS Kabupaten Semarang melakukan seleksi dan pembelian domba bakalan untuk memperkuat kualitas populasi ternak. 

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 21 November 2025 ini menjadi tahapan penting dalam pengisian kandang dan penguatan program budidaya mustahik.

Pengadaan dilakukan secara terarah untuk tiga kategori, yakni fattening (penggemukan), breeding (indukan), dan pejantan, sebagai strategi memperkuat manajemen usaha ternak jangka panjang.

Ketua BAZNAS Kabupaten Semarang Khadziq Faishol mengatakan proses seleksi dilakukan ketat agar dana program dimanfaatkan secara efektif dan memberikan dampak ekonomi bagi mustahik.

“Kami tidak sekadar membeli ternak, tapi memastikan setiap domba yang masuk kandang benar-benar layak dari sisi performa, reproduksi, dan kesehatan,” Kata Faisol.

“Kalau bibitnya baik, insyaAllah usaha ternak bisa berkembang dan memberi peningkatan pendapatan bagi para mustahik.” sambungnya.

Seleksi dilakukan bersama pengurus dan anggota kelompok Mendo Ngrembaka Kesongo, didampingi tim BAZNAS. 

Seluruh proses dilakukan terbuka, mulai dari pengecekan fisik hingga negosiasi harga dengan peternak pemasok.

Pemeriksaan yang dilakukan mencakup fisik dan performa tubuh: bobot, postur, mata, gigi, dan kualitas bulu. Selanjutnya juga dilakukan verifikasi umur, disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan.

Selain itu juga dilakukan pemeriksaan terhadap indikator kesehatan seperti kondisi kuku, tanda penyakit, dan vitalitas juga.

“Karakteristik bibit, termasuk performa pejantan, potensi pertumbuhan bakalan, hingga produktivitas calon indukan,” imbuh pendamping program Azka Rizky Hammada

Koordinator Pendistrubusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Semarang, Muhammad Muntaha menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS mengelola dana program secara profesional dan berdampak nyata.

“Program ini bukan sekadar memberi bantuan ternak, tetapi membangun usaha yang berkelanjutan. Karena itu proses seleksinya harus terukur, transparan, dan berbasis standar teknis,” kata Muntaha.(sm)

KABUPATEN SEMARANG

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12